Sedikit Pandangan Mengenai Siu Tao
January 25, 2016
Seorang Guru dan Murid
January 25, 2016

Sekejab Adalah Abadi

Sekejab Adalah Abadi

Oleh: Flyming Lika

Apakah yang paling penting dalam hidup ini?

Demikian sering kali ungkapan pertanyaan ini dilontarkan oleh sebagian / kebanyakan orang, termasuk kita-kita yang Siu Tao ini.

Banyak sudah jawaban-jawaban yang dicoba untuk dijawab seperti:

  1. Kesehatan. Sehat-lah dambaan kita semua, maka dianggap yang terpenting.
  2. Dijalani saja. Ini mengikuti kodrati hidup.
  3. Kebahagiaan. Meliputi 5 kebahagian yang sering didengungkan (Fuk Luk So Jay Ting).
  4. Wu. Karena tanpa yang satu ini, niscaya hidup kita akan kurang berarti.
  5. Dan lainnya……. yang dapat diperpanjang lagi.

Persoalannya adalah yang dianggap “PENTING” disini harus “Didapatkan / sukses” tentunya.

Kenyataannya banyak persoalan-persoalan yang kita anggap penting dan kita usahakan, ternyata membuahkan “Kegagalan”, meskipun kita sudah berusaha belajar dan memakai kepandaian dan keahlian kita (Wu?). Yang pada akhirnya sering kita mengatakan “Nasib” memang sulit untuk diubah apa lagi “Takdir”.

Sering kali kita terbawa pada persoalan pemikiran yang punya kurun waktu terukur / tertentu, dan jarang kita berpikir pada / dengan kurun waktu yang sangat singkat / sekejab.

Coba deh kalau kita mau mencermati hidup / kehidupan ini, maka amat sangat perlu dihargai dan disayangi hidup kita ini. Oleh sebab itu apapun alasan / jawaban dari “Apa yang paling penting dalam hidup ini ?” kita perlu persempit pada tenggang waktu yang sangat sempit / singkat / sekejap.

Maka jawabannya adalah: “Sekejap itu abadi” dan kita perlu mengerti kalimat ini.

Dengan merenung sejenak, kita akan mulai menyayangi hidup ini mulai dari detik-detik permulaan terus detik demi detik hidup ini disayangi dengan bertindak tepat / benar sesuai dengan kaidah-kaidah Tao sampai akhir hayat (pakai Wu tentunya).

Selanjutnya kalau ditanya “Apa yang paling tidak penting dalam hidup ini?”

Tentunya kita dengan mudah akan menjawabnya bukan ??

Apa itu???
Berpikir……. berpikir…… dan….. berpikir……???
Nah…….. itulah yang paling tidak penting (saat anda berpikir tadi!)
Mengapa dipikirin…. ..?

Ingat “Sekejab itu abadi”

Please Share Us :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4 × 3 =