
Last Updated on January 8, 2026 by STC-XZW
Da Jia Xue Dao Hao,
Salam Tao…
Ada sebuah kenyataan pahit yang sering kita lihat namun jarang kita akui: Banyak orang yang semakin tua, bukannya semakin bijaksana, malah semakin kembali menjadi “bayi” yang sulit diatur.
Kita sering melihat orang tua yang pemarah, keras kepala, pelit, atau pendendam. Padahal, mungkin saat mereka muda, mereka terlihat “biasa saja” atau cukup sopan. Mengapa ini terjadi?
Jawabannya terletak pada apa yang kita lakukan di fase pertengahan hidup (mid-life) kita.
Jika di fase produktif ini kita sibuk mengejar harta tapi lalai mengikis watak buruk, maka saat tenaga fisik kita habis di masa tua, “topeng” kesopanan kita akan runtuh. Yang tersisa hanyalah watak asli yang tidak pernah kita perbaiki.
Tiongkok memiliki peribahasa legendaris yang berbunyi:
江山易改,本性难移 (Jiāng shān yì gǎi, běn xìng nán yí) “Gunung dan sungai mudah diubah (pindah), namun watak asli seseorang sulit digeser.”
Peribahasa ini bukan untuk membuat kita pesimis, melainkan sebuah peringatan keras. Watak (kebiasaan alam bawah sadar) itu seperti akar pohon tua yang mencengkeram tanah.
Saat kita muda dan dewasa, kita memiliki energi (Qi) untuk “menahan” atau “menutupi” watak buruk kita demi karier atau pencitraan sosial. Kita bisa berpura-pura sabar di depan bos. Kita bisa berpura-pura dermawan di depan teman.
Namun, ketika tua, energi (Qi) tubuh menurun. Kemampuan otak untuk mengontrol impuls melemah (prefrontal cortex menyusut). Akibatnya? Filter itu hilang. Apa yang tersimpan di alam bawah sadar, amarah yang ditekan, keserakahan yang disembunyikan, akan meledak keluar tanpa kendali.
Jika Anda tidak mengubahnya sekarang, itulah wajah masa tua Anda.
Dalam Taoisme, proses mengubah watak ini disebut 修心 (Xiū Xīn) atau “Memperbaiki Hati”.
Laozi mengajarkan bahwa kita lahir dengan sifat murni (Xian Tian), tapi seiring waktu kita tertimbun oleh debu duniawi (Hou Tian) , kebiasaan buruk, trauma, ego, dan nafsu.
Jika debu ini tidak dibersihkan, ia akan mengeras menjadi kerak.
Masa “Mid-Life” adalah titik kritis. Ini adalah kesempatan terakhir di mana semen belum kering sepenuhnya. Kita masih punya tenaga dan kesadaran untuk membentuk ulang karakter kita.
Mengapa sekadar “niat” tidak cukup? Karena watak buruk bersarang di Alam Bawah Sadar.
Anda tidak bisa mengubah watak hanya dengan membaca buku motivasi. Anda harus masuk ke dalam. Di sinilah peran Meditasi Tao (Jing Zuo / Duduk Diam). Pemahaman dan Praktek Jing Zuo versi Zheng Dao Li Shang Hu bisa kalian dapatkan dan pelajari lewat Taokwan dibawah naungan Yayasan Zheng Dao Li Shang Hu.
Meditasi bukan sekadar duduk melamun. Meditasi adalah teknik mengakses sistem operasi otak Anda.
Tanpa meditasi (atau praktik hening sejenis), sampah di alam bawah sadar akan terus menumpuk. Dan sampah yang menumpuk puluhan tahun akan menjadi karakter permanen.
Banyak orang berkata, “Nanti saja kalau sudah pensiun baru saya belajar spiritual/meditasi.”
Ini adalah jebakan terbesar.
Ada peribahasa:
明日复明日,明日何其多 (Míng rì fù míng rì, míng rì hé qí duō) “Besok dan besok lagi, ada berapa banyak hari esok?” (Artinya: Jika selalu menunda ke besok, waktu akan habis sia-sia).
Ketika tua, tubuh sudah sakit, punggung sudah kaku, dan pikiran sudah pikun. Bagaimana mungkin Anda baru mau mulai belajar meditasi dan mengubah watak saat itu? Itu ibarat baru mau belajar berenang saat kapal sudah tenggelam.
脫胎換骨 (Tuō tāi huàn gǔ) “Melepas janin dan mengganti tulang.”
Istilah Tao ini berarti transformasi total. Anda harus berani “mati” dari diri Anda yang lama (yang pemarah, yang egois) dan lahir kembali menjadi diri yang baru. Proses ini harus dimulai SEKARANG, saat Anda masih kuat.
Tujuan akhir dari mengubah watak bukanlah untuk orang lain, tapi untuk diri sendiri.
Apakah Anda ingin menghabiskan masa tua dengan hati yang damai, wajah yang teduh, dan dikelilingi orang yang menyayangi kebijaksanaan Anda? Atau Anda ingin menjadi tua dengan hati yang penuh gejolak, wajah yang keras, dan dijauhi orang karena watak yang tak tertahankan?
Pilihan itu dibuat hari ini. Bukan nanti.
Duduklah Meditasi Cingco. Pejamkan mata. Masuklah ke dalam hening. Mulailah mencabut rumput liar di taman hati Anda sebelum ia tumbuh menjadi hutan belantara yang tak tertembus.
Semangat kawan, rajin liankung karena semua ini hanyalah Sekejab Abadi…
Xie Shen En
Kesehatan adalah hak milik yang paling berharga. Kepuasan adalah harta benda paling bernilai. Kepercayaan adalah kawan paling baik. Tak menjadi apa-apa adalah kegembiraan paling besar.
