siutaocom logo final v2siutaocom logo final v2siutaocom logo final v2siutaocom logo final v2
  • Home
  • SiuTao
    • Pengenalan Tao
    • Sejarah Tao
    • Kitab Suci Tao
    • Upacara Tao
    • Video Tao
  • News
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Directory
    • Dewa-Dewi Tao
    • Buku Buku Tao
  • Articles
    • Serba-Serbi Tao
  • Contact
    • Lokasi Taokwan
    • Hubungi Kami
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
✕

Identitas Taoyu

  • Home
  • Blog
  • Articles Serba-Serbi
  • Identitas Taoyu
Idealisme Tao
January 25, 2016
Inti Sari Siu Tao
January 25, 2016

Identitas Taoyu

Post Views: 1,580

Last Updated on April 25, 2024 by STC-XZW

Identitas Taoyu

Oleh: Ku Kuo Fei

Sebagai seorang Taoyu ( ) beranikah kita menunjukkan identitas sebagai Taoyu dalam kehidupan sehari-hari terutama dalam kehidupan beragama?

Seringkali kita hanya mengikuti tradisi beragama atau sembahyang yang sudah umum dan telah dianggap benar oleh kebanyakan orang. Padahal kebiasaan atau aturan yang berjalan tersebut tidaklah selalu benar.

Kita ambil contoh dalam melakukan sembahyang di sebuah kelenteng, sering di dalam kelenteng tersebut telah disediakan dupa yang telah diikat untuk semua altar Dewa-Dewi yang ada di sana. Seringkali pula jumlah untuk masing-masing altar Dewa-Dewi adalah 3 dupa, bahkan lebih, misalnya untuk Dewa Fuk Tek Cen Sen berjumlah 5 dupa.

Sebenarnya apakah pengaruh jumlah dupa tersebut pada doa kita? Apakah semakin banyak dan besar dupanya maka semakin mudah terkabul doa kita?

Tentu tidak, terkabul tidaknya doa sangat ditentukan oleh ketulusan hati kita, disamping nilai Kung Tek yang telah kita lakukan juga turut berperan. Dan tentunya terkabul tidaknya doa kita juga tidak terlepas dari pertimbangan yang dilakukan oleh Sen / Dewa-Dewi.

Jadi kita sebagai Taoyu ( ) yang memahami akan pengertian ini, alangkah baiknya apabila kita berani untuk sedikit demi sedikit melakukan yang benar. Pakailah satu dupa dengan sikap sujud di atas kepala pada saat sembahyang di depan altar para Dewa-Dewi kita.

Hal lain yang perlu juga kita ketahui bersama adalah dimana hampir pada setiap kelenteng terdapat patung macan untuk disembahyangi. Benarkah kalau kia melakukan hal itu juga?

Untuk menjawab pertanyaan ini kiranya perlu diketahui latar belakang tradisi tersebut.

Pada masa lalu, manusia sebagai mahluk yang lemah secara fisik sangat takut kepada petir, api, angin puyuh, tanah longsor, dll, yang semuanya memiliki potensi untuk membunuh manusia, termasuk pula binatang-binatang buas seperti harimau.

Ada sebuah cerita, konon pada suatu saat di jaman dahulu kala, ada sebuah kejadian seseorang bertemu dengan seekor harimau. Dia begitu ketakutan karena mengira dirinya akan diterkam harimau tersebut, maka dengan gemetar orang tersebut duduk bersimpuh menyembah sang harimau. Kebetulan karena si harimau pada saat ini sedang kenyang maka harimau tersebut pergi tanpa menyakiti. Sejak saat ini timbul pikiran untuk membuat patung harimau untuk disembah agar terhindar dari bahaya.

Tetapi dengan perkembangan jaman dan peradaban manusia, kita bahkan lebih unggul dari hewan buas tersebut. Bahkan apabila kita tidak melindungi binatang-binatang buas tersebut, maka mereka akan punah. Lalu masihkah kebiasaan yang salah itu tidak kita sadari dan perbaiki?<br.
Semua yang kita lakukan dengan benar tidak lepas dari peran kita sebagai Taoyu ( ) untuk selalu dapat Wu Ci Wu Ren (Mengerti diri juga mengertikan orang lain). Semoga kita memperoleh kemajuan dalam Siu Tao kita.

Please Share Us :

Related posts

August 23, 2026

Gelar Setinggi Langit, Mental Pengemis Warisan


Read more
August 22, 2026

Benahi Diri Sendiri Terlebih Dahulu


Read more
August 19, 2026

Perayaan Akbar 黃衣聚會 (Huáng Yī Jù Huì) 2026 – Yayasan Zheng Dao Li Shang Hu


Read more

Search

✕

Perjalanan Spiritual Taoism

«
Prev
1
/
41
Next
»
loading
play

perayaan thay Shang Lao jun 29 juni 2026
play

poun karawang 15 maret 2026 by flyming lika
play

keliling kelenteng 2026 by flyming lika
play

Jakarta poun 2026 by Flyming L
play

Upacara Kwee Pang & Tao Ying Peserta Dari Amerika & Puerto Rico | 8 Sept2024 by Master Flyming Lika
play

Pelantikan jubah kuning (huang yi) Jakarta 07 july 2024 by master Flyming Lika
«
Prev
1
/
41
Next
»
loading

Berita Regional lainnya

  • Upacara Sembahyang Cap Go Meh – Bandung February 28, 2016
  • Tour Keliling Kelenteng – Taokwan Sinar Mulia – Bandung 2016 February 28, 2016
  • Tur Keliling Kelenteng Taoyu Manado 2016 March 6, 2016
  • Rekreasi bersama Tao Yu Bandung – Taman Hutan Raya – Ir.H.Djuanda March 10, 2016
  • Rekreasi ke Goa Belanda dan Goa Jepang bersama Tao yu Bandung. March 11, 2016

Recent Posts

  • Gelar Setinggi Langit, Mental Pengemis Warisan
    August 23, 2026
  • Benahi Diri Sendiri Terlebih Dahulu
    August 22, 2026
  • Perayaan Akbar 黃衣聚會 (Huáng Yī Jù Huì) 2026 – Yayasan Zheng Dao Li Shang Hu
    August 19, 2026
  • Mencari Kepingan yang Hilang dalam Keheningan
    August 3, 2026
  • Tetap Mengalir untuk Hidup yang lebih baik
    August 1, 2026

SiuTao Indonesia

Wadah Revisi Diri mencapai Kesadaran Tertinggi - Jelajah TAO dengan sukacita

Notes :

Da Jia Xue Tao Hao…

Untuk website Siutao ini masih dalam tahap pengembangan untuk itu sembari berjalan mohon masukan dan kritikannya disalurkan lewat

email  : contact@siutao.com

Terima kasih.
Xie Shen En

Lainnya

  • Hubungi Kami
  • Pernyataan Pelayanan
  • Kebijaksanaan Kerahasiaan
  • Donasi

Search

✕

Recent posts

  • Gelar Setinggi Langit, Mental Pengemis Warisan
    August 23, 2026
  • Benahi Diri Sendiri Terlebih Dahulu
    August 22, 2026
Copyright © 2000 SiuTao Indonesia 正道李尚湖