Teori Dasar Latihan Kesehatan Dalam Agama Tao

Mengapa Ke Kelenteng / Tao Kwan ?
January 16, 2016
Tao Taoism : Tao Te Ching – Dao De Jing 道德经
January 16, 2016

Teori Dasar Latihan Kesehatan Dalam Agama Tao

Oleh: DR. I Djaja L Msc.


Teori dasar latihan kesehatan dalam Agama TAO sangat popular dengan istilah Tian Ren He Yi (Manunggalnya Tian dan manusia / manunggalnya manusia dan alam semesta), Agama TAO berpendapat bahwa Tian (Langit); Di (Bumi); Ren (Manusia) pada hakekatnya adalah satu kesatuan, dimana semua yang ada didalamnya saling terkait dan saling menyangga menjadi satu kesatuan yang sempurna.

Didalam alam ada bulan dan matahari, ada terang dan gelap, ada musim dingin dan musim panas, begitu juga dengan manusia, ada laki-laki dan perempuan, ada tua dan muda, ada yang kuat dan lemah. Kejadian alam berupa bulan purnama ataupun bulan sabit, matahari terbit maupun terbenam, perubahan musim, dsb, semua kejadian itu juga akan mempengaruhi keadaan sistem tubuh manusia, keadaan hormonal serta tingkah laku manusia dsb.

Istilah Tian Ren He Yi menunjukkan semangat umat Agama TAO yang berusaha mencari / membuka rahasia kehidupan manusia, dengan mempelajari hubungan antara tubuh manusia dan kaidah-kaidah alam semesta. Dengan harapan bisa menemukan cara bagaimana mencapai tingkat kesempurnaan seperti Dewa / Dewi.

Dalam teori ini, secara garis besar ada 2 makna utama:

  1. Agama TAO menganggap bahwa manusia dan alam semesta pada hakekatnya adalah satu, sehingga muncul teori yang beranggapan bahwa tubuh manusia secara fisik adalah sebuah alam semesta berikut isinya yang lengkap, dalam bentuk miniatur yang kecil. Sebaliknya menganggap bahwa Alam Semesta sebenarnya adalah semacam tubuh manusia lengkap berikut isinya yang sangat besar dan luas.
  2. Agama TAO mengajarkan bahwa tujuan manusia hidup di dunia ini adalah untuk melatih dan selalu merevisi diri, baik secara fisik maupun mental supaya bisa mencapai suatu tingkat yang sangat mumpuni yang akhirnya bisa kembali ke asalnya secara sempurna, yaitu kembali ke TAO yang Maha Agung dan Maha Esa.

Dengan demikian tidak mengherankan bila muncul beberapa pendapat tentang batas umur yang bisa dicapai oleh manusia dengan usaha latihan kesehatan Agama TAO :

  1. Dalam kitab DAI BING JING tertulis bahwa : manusia dikaruniai umur panjang bila mencapai umur 120 tahun, umur panjang menengah bila bisa melampaui 80 tahun, umur pendek bila hanya bisa mencapai 60 tahun. Sedangkan kalau hanya mencapai umur di bawah 60 tahun lalu meninggal, itu sudah dianggap sebagai sebuah kecelakaan atau nasib buruk.
  2. Menurut Dao Hong Jing dalam bukunya YANG SING YUAN MING LUK, maka umur manusia diperkirakan bisa mencapai hidup selama 100 tahun.
  3. Menurut Lie Peng Fei dalam bukunya SAN YEN YUAN SOU ZHAN CHAN SHU umur manusia bisa mencapai 180 tahun, kalau rajin melatih dan menjaga fisik sesuai ajaran Agama TAO secara baik.

Dari data-data yang tertulis dalam 3 buku di atas, maka sejak ratusan tahun yang lalu, sudah ada pendapat di dalam ajaran Agama TAO, bahwa umur manusia sebenarnya secara alamiah bisa hidup selama antara 100 – 180 tahun. Asalkan kita bisa hidup secara sehat dan alamiah sesuai dengan ajaran-ajaran teori kesehatan yang ada dalam buku ajaran Agama TAO. Yang lebih penting lagi juga jangan lupa banyak-banyaklah berbuat amal kebajikan, untuk membersihkan hati nurani diri kita.

Menurut hasil penelitian para ilmuwan di jaman modern sekarang ini:

  • Harapan hidup hewan yang bertulang belakang adalah 5 – 7 kali lipat dari masa pertumbuhan (Growth period = masa dari lahir sampai dewasa), misalnya Kerbau masa pertumbuhannya adalah 4 tahun, maka umur harapan hidupnya boleh dikatakan bisa mencapai 20 – 25 tahun. Sedangkan Manusia masa pertumbuhannya adalah 20 – 25 tahun, maka umur harapan hidupnya boleh dikatakan bisa mencapai 100 – 170 tahun.
  • Ada lagi peneliti yang mengatakan bahwa umur harapan hidup alami adalah jumlah pembelahan sel (Cell division) dikalikan dengan waktu antara siklus terjadinya pembelahan sel (Division Cycle). Sel manusia rata-rata mempunyai kemampuan pembelahan diri sampai 50 kali, dan setiap siklus pembelahan rata-rata membutuhkan waktu 2,4 tahun, dengan demikian mestinya manusia mempunyai kemampuan hidup alamiah sampai umur 120 tahun.
  • Peneliti lain berpendapat bahwa binatang mamalia bisa mencapai umur tertinggi sesuai dengan 8 – 10 kali waktu yang dibutuhkan untuk mencapai kematangan seksual (Sexual maturity period). Waktu yang dibutuhkan manusia untuk menjadi dewasa secara seksual (Sexual maturity period manusia) adalah 14 – 16 tahun, sehingga secara alamiah manusia bisa hidup antara 110 – 160 tahun.

Dari penelitian para ilmuwan itu, jelas terlihat adanya kecocokan yang “sangat menakjubkan” antara apa yang telah ditulis oleh “Tokoh-tokoh Agama TAO” dalam buku-buku mereka ratusan tahun yang lalu, dengan hasil penelitian para ilmuwan di jaman yang super modern ini.

Dengan demikian, timbul pertanyaan yang logis bahwa : Bagaimana bisa Umat Agama TAO yang hidup pada jaman dahulu itu, dapat mengetahui batas kemampuan lamanya hidup manusia di dunia ini?

Pertanyaan ini, sekaligus menyadarkan kita betapa mumpuninya manusia yang telah dengan sungguh-sungguh percaya dan mempelajari Agama TAO dengan benar.

Please Share Us :

Comments are closed.